Pemerintah Memastikan untuk Kembali Menaikkan Tarif Cukai Rokok

Ikuti Cukai Rokok Yang Naik 5 % Lebih
Ekonomi Bisnis, Kamis, 05 November 2009

JP

http://jawapos.co.id/

JAKARTA – Tahun depan, para perokok harus merogoh kocek lebih dalam. Pasalnya, pemerintah memastikan untuk kembali menaikkan tarif cukai rokok. Kenaikan cukai tersebut dipastikan akan segera diikuti dengan kenaikan harga eceran rokok.

Dirjen Bea dan Cukai Anwar Suprijadi mengatakan, kenaikan tarif cukai rokok tersebut akan efektif diberlakukan awal tahun depan. ”Kemungkinan (naiknya) bisa lebih dari 5 persen,” ujarnya di Jakarta kemarin (4/11).

Menurut Anwar, selain strategi optimalisasi penerimaan dari pos cukai, langkah pemerintah menaikkan tarif cukai rokok mempertimbangkan sejumlah pendapat yang di antaranya berasal dari komunitas antirokok yang menginginkan pembatasan produksi. ”Kalau dibatasi, berarti kenaikan tarif cukainya harus cukup tinggi,” katanya.

Saat ini, tarif cukai di Indonesia masih tergolong rendah. Dari survei di sembilan negara Asia, India merupakan negara yang cukai rokoknya paling tinggi yaitu 72 persen. Kemudian, disusul Thailand (63 persen), Jepang (61 persen), Malaysia (49-57 persen), Filipina (46-49 persen), Vietnam (45 persen), Tiongkok (40 persen), dan Indonesia (37 persen). Kamboja menjadi satu-satunya negara yang tarif cukai rokoknya lebih rendah dari Indonesia, yakni 20 persen.

Sayangnya, hingga kemarin Anwar belum bisa memastikan besaran pasti kenaikan tarif cukai. Menurut dia, keputusan mengenai besaran tarif cukai rokok tahun 2010 masih menunggu hasil keputusan rapat antara Ditjen Bea Cukai dengan Badan Kebijakan Fiskal.

Selain kenaikan tarif cukai, pemerintah juga akan melakukan penyederhanaan kelas atau jenis rokok yang sekarang ini ada 10 kelas. ”Supaya kelasnya tidak terlalu banyak. Sebab kalau banyak, mereka (industri) akan main di kelasnya saja,” terangnya.

Dalam roadmap kebijakan fiskal tentang rokok, pada pertengahan November 2009 ini, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) tentang cukai rokok akan dikeluarkan. Selanjutnya, Bea dan Cukai akan mencetak pita cukai yang baru, dan dilanjutkan dengan sosialisasi.

Menurut Anwar, kenaikan pita cukai ini, sudah dimasukkan dalam perhitungan Anggaran Perbendaharaan dan Belanja Negara (APBN) 2010, termasuk untuk hitungan target penerimaan dari pos cukai 2010 sebesar Rp 54 triliun.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, selain menaikkan tarif cukai, upaya mengamankan penerimaan negara dari pos cukai juga dilakukan dari peningkatan pengawasan. ”Intinya adalah law enforcement (penegakan hukum, Red),” ujarnya.

Langkah yang akan dilakukan adalah peningkatan operasi pasar, pemeriksaan lokasi pabrik, peningkatan security features pita cukai, serta peningkatan pengawasan peredaran minuman mengandung ethyl alcohol impor. (owi/kim)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: