Carrefour Tuding KPPU Hambat Investasi di Indonesia

Yakin Bisa Menang di Tingkat Banding
Ekonomi Bisnis, Kamis, 05 November 2009

JP

http://jawapos.co.id/

JAKARTA – PT Carrefour Indonesia merasa yakin putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) bisa dipatahkan di tingkat peradilan yang lebih tinggi. Apalagi, perintah divestasi (menjual kembali saham) PT Alfa Retailindo Tbk itu bertentangan dengan upaya mendatangkan investasi asing ke Indonesia.

“Sekarang orang trauma untuk investasi di Indonesia. Ini kan berarti tidak ada kepastian hukum yang melindungi penanam modal. Padahal seharusnya, investor mendapatkan perlakuan yang istimewa karena telah ikut membangun bangsa ini,” kata kuasa Hukum Carrefour Ignatius Andy dalam konferensi pers kemarin.

Menurut dia, pemerintah Indonesia sudah seharusnya berterima kasih kepada Carrefour karena telah menggunakan dananya untuk membeli PT Alfa Retailindo Tbk. “Sudah bagus Carrefour tidak membawa keluar keuntungannya untuk berinvestasi di luar negeri. Artinya, Carrefour tetap berkomitmen untuk menanamkan modalnya di sini,” kata dia.

Keputusan KPPU yang mengenakan denda Rp 25 miliar dan meminta Carrefour menjual kembali seluruh sahamnya di Alfa, menurut dia, sangat membingungkan. Sebab, Carrefour melakukan akuisisi secara sah dan tidak ada keberatan dari pihak mana pun saat itu. “Lha kok tiba-tiba kita disuruh menjual kembali plus harus membayar denda Rp 25 miliar,” ketusnya.

Ignatius membantah bahwa Carrefour sangat dominan di pasar ritel, sehingga mampu mengeruk keuntungan yang sangat besar. Buktinya, beberapa gerai Carrefour malah merugi. “Seperti di Bandung, kita kalah dengan Yogya. Di tempat lain ada lagi gerai yang merugi tapi kita tidak sebutkan karena nanti dilirik kompetitor,” lanjutnya.

Sementara itu, Direktur Legal Carrefour Farida Helianti Sastrosatomo menambahkan bahwa kepemilikan saham Carrefour di Alfa saat ini telah menjadi 79,89 persen. Peningkatan itu terjadi karena adanya proses tender offer saham yang wajib dilakukan Carrefour sebagai pemegang saham mayoritas baru. “Kepemilikan saham Carrefour di Alfa saat akuisisi 75 persen, sekarang 79,89 persen sejak tender offer,” terangnya.

Dia menegaskan, bahwa yang dilakukan Carrefour itu telah sesuai dengan ketentuan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK). “Saat ini Carrefour memegang saham mayoritas di Alfa, lalu 20 persen oleh Sigmantara Alfindo, dan sisanya 0,11 persen dimiliki publik,” tuturnya.

Sedangkan untuk PT Carrefour Indonesia, selama ini kepemilikan sahamnya dipegang oleh Carrefour SA Prancis sebesar 66,7 persen, lalu Netherland BV Belanda 21,81 persen, dan sisanya Onesia BV. “Carrefour punya 45 gerai dan Alfa ada 30 gerai. Lokasinya tersebar di Jawa, Sumatera, Bali, dan Sulawesi,” jelasnya. (wir/fat)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: