Bahan Bakar Gas; Kebutuhan Diperkirakan Naik 15 Persen

Jumat, 14 Agustus 2009 | 13:56 WIB

kompas_white

http://koran.kompas.com/read/xml/2009/08/14/13565471/kebutuhan.diperkirakan.naik.15.persen

Kulon Progo, Kompas – Kebutuhan gas elpiji untuk keperluan rumah tangga, khususnya kemasan tiga kilogram, diduga akan naik sampai 15 persen pada bulan puasa. Meskipun demikian, pemerintah daerah menjamin ketersediaan gas akan terjaga sehingga tidak terjadi kelangkaan.

Perkiraan itu disampaikan Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral Kulon Progo Bambang Sutrisno, Kamis (13/8), setelah pihaknya mengamati laju permintaan gas selama dua tahun terakhir. Jumlah tabung gas elpiji ukuran tiga kilogram yang beredar di Kulon Progo sendiri ditengarai mencapai 40.000 buah.

”Perkiraan kenaikan permintaan ini sudah kami komunikasikan kepada PT Pertamina sehingga seharusnya bisa diantisipasi sejak dini. Kami yakin gas elpiji tidak akan langka di Kulon Progo,” kata Bambang optimistis.

Faktor lain yang mendukung kelancaran suplai dan kemudahan warga dalam mengisi ulang tabung gas adalah jumlah agen penjual yang terus bertambah. Dua tahun lalu, ketika program konversi energi dari minyak tanah menjadi gas elpiji dilakukan, jumlah agen penjual gas belum sebanyak sekarang. Ini membuat gas dan minyak tanah sempat sama-sama langka.

Selain itu, Bambang juga menilai masyarakat semakin paham cara menggunakan kompor gas secara efisien sehingga warga sudah bisa berhemat. Untuk kebutuhan memasak rumah tangga biasa, gas elpiji tiga kilogram rata-rata habis setelah 7-10 hari.

Sejumlah warga Wates, Kulon Progo, menyambut baik jaminan kelancaran pasokan gas tersebut. Mereka menilai sudah seharusnya pemerintah memberi jaminan karena program konversi energi juga adalah kebijakan pemerintah.

”Kalau pemerintah tidak bisa menjamin stok gas, sebaiknya minyak tanah dijual murah lagi saja. Bagaimana kami bisa masak jika gas langka dan minyak tanah mahal? Kalaupun harus pakai arang atau kayu bakar, takut kebakaran,” kata Sabar (40), salah seorang warga di Pedukuhan Wetan Pasar. (YOP)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: