Pengalaman China

TAJUK RENCANA, Jumat, 08 Juni 2007

kompas-cetak181

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/08/opini/3585966.htm

Kamis (7/6) terbit dua berita menarik tentang China di harian International Herald Tribune. Keduanya menyangkut bidang industri ekspor.

Yang pertama tentang upaya langkah menembus pasar Amerika Serikat untuk produk suku cadang mobil, dan yang kedua tentang upaya pengetatan aturan mengenai industri makanan.

Berita kedua terkait dengan apa yang belum lama ini kita dengar, bahwa di China terjadi penjualan bahan makanan dan obat-obatan yang berbahaya. Tentu saja hal ini amat mengagetkan konsumen tidak saja di China, tetapi juga di negara-negara lain yang selama ini menjadi pasar produk tersebut.

Menyusul terjadinya kasus yang dinilai amat memalukan ini, yang diikuti oleh munculnya tekanan internasional, membuat China harus menata kembali aturan keamanan industri makanan dan obat-obatannya. Hal ini juga akan diikuti dengan inspeksi dalam skala nasional.

Meski sebelumnya menolak tuduhan bahwa industrinya memproduksi pasta gigi yang tidak aman, China segera meningkatkan inspeksi keamanan (produksi) dan menutup perusahaan yang dituduh memproduksi makanan yang tidak aman dan obat palsu.

Kita tentu saja terkesan dengan langkah yang diambil China untuk memperbaiki citra industri nasionalnya. Langkah itu sendiri memang harus diambil justru ketika sekarang ini China sedang mengukuhkan postur nasionalnya di tengah panggung utama dunia.

Setiap bangsa bisa saja mengunggulkan diri di bidang tertentu, apakah dalam seni dan budaya, bidang sains dan teknologi, militer, atau demokrasi. China yang tidak memusingkan citra politik dalam negeri tampak ingin memberi makna lebih besar untuk bidang ekonomi, yang di dalamnya termasuk industri. Oleh sebab itu, terjadinya kasus itu jelas amat membuat penguasa gusar.

Kegusaran itu diberi aksen lebih kuat justru oleh berita pertama yang berkisah tentang terus naiknya ekspor produk suku cadang mobil ke Amerika Serikat. Keberhasilan di sini amat simbolik karena dikaitkan dengan masuknya China dalam industri ekspor yang bernilai lebih tinggi.

Diakui, di sana-sini masih ada kelemahan. Tetapi, didorong oleh pertumbuhan ekonomi yang kokoh, China secara bertahap, satu demi satu, punya kesempatan untuk membereskan masalah yang dihadapinya, dan industri yang main kotor ditertibkan.

Inilah yang mestinya juga harus kita pelajari di sini. Jangan sampai kita mendengar industri tidak maju, tetapi lalu tidak mengambil langkah tegas untuk memperbaikinya. Itu pertanda kita tidak akan maju.

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: