Larangan Impor atau Perang Dagang

TAJUK RENCANA, Selasa, 07 Agustus 2007

kompas-cetak188

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/07/opini/3747261.htm

Pelarangan China atas impor semua makanan laut asal Indonesia menimbulkan spekulasi tentang kemungkinan terjadinya perang dagang. Spekulasi itu muncul lebih-lebih karena pelarangan dikeluarkan di tengah memuncaknya kehebohan, termasuk di Indonesia, atas sejumlah produk China yang tidak aman dari segi kesehatan.

Timbul anggapan, jangan-jangan embargo yang dikeluarkan pekan lalu itu sebagai balasan atas penolakan Indonesia terhadap sejumlah produk China, yang dinilai terkontaminasi dan tidak aman bagi kesehatan.


Tentu saja masih dipertanyakan kebenaran spekulasi itu, maka sangat diperlukan klarifikasi agar tidak terjebak dalam silang pendapat yang tidak mendasar dan dapat mengganggu hubungan kerja sama bilateral.

Jelas Indonesia berkepentingan mendapat klarifikasi Pemerintah China atas tudingan produk makanan laut Indonesia mengandung toksin, patogen, dan bahan kimia. Produk perikanan termasuk salah satu andalan ekspor Indonesia.

Klarifikasi penting untuk mendapatkan penilaian obyektif atas kualitas makanan laut asal Indonesia. Perlu diakui, pelarangan China termasuk mengejutkan, lebih-lebih karena tidak ada masalah selama ini.

Rasa terkejut bertambah karena produk perikanan Indonesia sudah diakui keamanannya di dunia, antara lain di negara-negara Uni Eropa. Atas dasar itu, klarifikasi Pemerintah China memang sangat penting.

Sekiranya alasan embargo memang obyektif, Indonesia perlu berlapang dada, memperbaiki mutu produk perikanan, termasuk yang diekspor ke China senilai sekitar 150 juta dollar AS setiap tahun.

Sudah pasti pula China tidak diuntungkan jika embargo produk perikanan Indonesia sebagai pembalasan atas penolakan terhadap sejumlah produknya yang tidak aman dikonsumsi.

Penolakan terhadap sejumlah produk China, seperti ikan, mainan, pasta gigi, dan makanan hewan peliharaan yang terkontaminasi bukan hanya terjadi di Indonesia, tetapi menjadi isu global.

Persoalan keamanan pangan menjadi sangat sensitif di tengah meningkatnya kesadaran global tentang pentingnya memerhatikan kesehatan. Penolakan atas sejumlah produk pangan China di sejumlah negara merupakan pukulan berat bagi perekonomian negara itu.

Tidak kalah menariknya, Pemerintah China tidak bersikap defensif, tetapi justru mengajak kerja sama global untuk mengatasi persoalan keamanan pangan bikinannya. Masukan dari negara lain sangat diperlukan untuk memperbaiki mutu produk pangannya.

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: