Tegakkan Keadilan Ekonomi

Universitaria, KR

http://www.kr.co.id/article.php?sid=117191

Dengan Aspek Akidah dan Etika
YOGYA (KR) – Kekuatan-kekuatan ekonomi di bawah sistem Kapitalisme, Sosialisme, Negara Sejahtera dan Neo – Liberalisme masih menyisakan sejumlah masalah dalam hubungannya dengan keadilan ekonomi, baik dalam soal hubungan kepemilikan, produksi, konsumsi dan distribusi. Sehingga perlu ada reformasi struktur sosial-ekonomi dan nilai-nilai keadilan yang membimbingnya.

Dalam perspektif Islam, Alquran telah menawarkan solusi. Di dalam ayat-ayatnya tidak kurang dari seratus ungkapan yang memasukkan gagasan keadilan, baik dalam bentuk kata-kata langsung maupun tidak langsung. Selain itu, tidak kurang dari duaratus ayat peringatan yang melawan keadilan. Ini merupakan kekuatan moral yang sifatnya universal dalam upaya menegakkan keadilan ekonomi dalam kehidupan bernegara manapun.

Hal tersebut disampaikan Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga, Zakiyuddin (35) saat mempertahankan disertasinya dalam promosi untuk meraih gelar Doktor pada Program Pascasarjana (PPs) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Sabtu (17/3) di Gedung Pusat Administrasi kampus setempat. Mengangkat disertasi berjudul Konsep Keadilan Ekonomi Dalam Alquran, putra kelahiran Indramayu ini lulus dengan predikat cumlaude dan menjadi Doktor ke-137 PPs UIN.

Menurut Zakiyuddin, disertasinya menawarkan alternatif jawaban atas problem ketidakadilan, implementasi dan dimensi teologisnya dalam hubungannya dengan 5 persoalan, yakni aktivitas kepemilikan, produksi, konsumsi, distribusi dan redistribusi serta peran negara. Melalui pendekatan tafsir tematik dan analisis sintetik Alquran.

ternyata jawaban konseptual Alquran terhadap problem ketidakadilan melahirkan prinsip-prinsip kepemilikan antara lain, sumberdaya adalah hak mutlak Allah, kepemilikan sumberdaya adalah kemitraan bukan hak eksklusif, manusia bebas menentukan pilihan nasibnya, individu menerima apa yang menjadi haknya berdasarkan usaha, konsumsi tak boleh melampaui batas maksimal, prioritas konsumsi konsumsi berdasarkan hierarki kebutuhan dan menjaga kelestarian alam dan manusia, distribusi sumberdaya alam dan lingkungan dalam kerangka partisipasi, redistribusi kekayaan dan pendapatan merupakan tanggungjawab bersama untuk memastikan jaminan sosial bagi mereka yang kurang beruntung, peran negara adalah keniscayaan yang bersifat komlementer.

Sementara tujuan penerapan prinsip-prinsip keadilan yang diserap dari nilai-nilai Alquran, katanya, untuk mencapai kesejahteraan bersama dengan semua melaksanakan aktivitas produksi melalui kerja profesional/tidak parasit, mencari profit dengan cara halal, memiliki kesadaran ekologis, memiliki harga diri untuk tidak meminta-minta dan berusaha untuk terbebas dari jeratan utang.

Perlu ditegaskan pula oleh Zakiyuddin, sistem dan aktivitas perekonomian harus mempertimbangkan faktor kelestarian sumberdaya alam dan lingkungan sebagai variabel penting dalam pembangunan berkelanjutan. Oleh tim penguji dirinya dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude. (Obi)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

2 responses to “Tegakkan Keadilan Ekonomi

  • ella

    mengapa indonesia yang masyarakatnya mayoritas islam sulit untuk menerapkan sistem ekonomi islam secara keseluruhan????hanya saja dari masyarakat barat itu sangat gesit untuk mempelajari akonomi islam. padahal mereka mayoritasnya yahudi, artinya……………

  • iswekon

    penerapan sistem ekonomi Islam pada akhirnya adalah proses belajar sosial, termasuk membaca dengan jujur tentang ketertinggalan dan peluang sejarah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: