Ruang Kosong Pusat Perbelanjaan; Sektor Properti Sensitif terhadap Kondisi Ekonomi

Rabu, 03 Mei 2006

kompas-cetak112

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0605/03/ekonomi/2626622.htm

Jakarta, Kompas – Pada akhir Maret 2006, tingkat hunian rata-rata pasar ritel atau pusat perbelanjaan di kota Jakarta turun 1,89 persen menjadi 80,77 persen. Ini mengakibatkan adanya ruang kosong di pasar ritel sebesar 441.000 meter persegi.

Demikian antara lain tinjauan pasar properti kuartal pertama tahun 2006 yang disampaikan Arief N Rahardjo, Senior Manager PT Procon Indah di Jakarta, Selasa (2/5).

Menurut dia, penurunan tingkat hunian di beberapa pusat perbelanjaan lama di kota Jakarta lebih disebabkan adanya renovasi dan hengkangnya penyewa lama.

Arief menjelaskan, penyerapan ruang pusat perbelanjaan pada kuartal pertama 2006 sebesar 38.800 meter persegi atau turun 32.500 meter persegi dibandingkan dengan angka kuartal terakhir tahun 2005.

Pada kuartal pertama tahun ini, pasokan pusat perbelanjaan 2,29 juta meter persegi. Sedangkan pasokan ritel di Jakarta pada tahun 2006-2007 sebanyak 0,99 juta meter persegi.

Penurunan tingkat hunian di pasar ritel disebabkan oleh tingkat hunian di beberapa pusat perbelanjaan lama dan tingkat kekosongan yang terjadi di pusat-pusat perbelanjaan yang baru dibuka.

Pusat perbelanjaan yang dibuka pada kuartal pertama 2006 adalah Sudirman Place yang dibangun Aneka Bina Lestari (29.000 meter persegi) dan Lindeteves Trade Center (30.000 meter persegi) yang dibangun Grup Agung Podomoro.

Selain itu, Agung Podomoro juga membangun pusat perbelanjaan Jakarta City Center (50.000 meter persegi). Sementara Mal Taman Palem (35.000 meter persegi) dibangun PT Bangun Cipta Surya. “Namun, pusat perbelanjaan Mal Taman Palem yang telah selesai dalam enam bulan terakhir hanya sebagian yang telah dibuka,” ujar Arief.

Permintaan kuat
Pusat perbelanjaan yang akan masuk pasar pada tahun 2006, termasuk empat pusat perbelanjaan sewa, terdiri dari Senayan City, Grand Indonesia, perluasan dari Mal Kalibata, dan Kramat Jadi Indah, serta tiga pusat perbelanjaan strata title (bersertifikat hak milik), yaitu Tamini Square, Plaza Pondok Gede 2, dan Plaza Sentral Cipulir.

Adapun department store baru, Nichols Edwards, telah membuka toko pertamanya di pusat perbelanjaan baru Sudirman Place, dengan menempati ruang ritel sekitar 7.200 meter persegi.

Arief Rahardjo mengatakan, harga sewa rata-rata untuk ruang-ruang primer di lantai dasar dan service charge relatif stabil. Hanya beberapa pengelola pusat perbelanjaan yang telah melakukan kenaikan pada nilai tukar di awal tahun.

Sedangkan yang lainnya telah melakukan kenaikan pada tahun 2005 sebagai antisipasi kenaikan biaya, terutama kenaikan tarif dasar listrik (TDL) meskipun TDL akhirnya batal naik.

Rata-rata harga sewa kotor untuk ruang premi di lantai dasar Rp 609.528 per meter persegi per bulan atau setara dengan 67,17 dollar AS per meter persegi per bulan dengan patokan kurs Rp 9.075 per dollar AS.

Sementara itu, David Cheadle, Chief Executive Officer PT Procon Indah, menambahkan, secara umum permintaan terhadap produk properti komersial (ritel, ruang perkantoran, apartemen, kondominium, dan kawasan industri) sangat kuat, tetapi hal itu masih bisa diimbangi dengan pasokan yang memadai.

Pasar properti komersial, jelas David, termasuk sensitif terhadap perkembangan harga minyak dunia dan kondisi makro-ekonomi. Karena itu, ada sebagian masyarakat yang lebih memilih menyimpan uang di bank dan menunda transaksi pada bisnis properti.

Meski suku bunga masih tinggi, secara umum indikator ekonomi nasional relatif lebih baik selama kuartal pertama 2006. Pertumbuhan ekonomi, angka inflasi, dan nilai tukar rupiah lebih membaik. (gun)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: