Sistem Perdagangan; Pasar Bebas Mematikan Perekonomian

Jumat, 24 Agustus 2007

kompas-cetak84

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0708/24/jogja/1041481.htm

YOGYAKARTA, KOMPAS – Sistem perdagangan pasar bebas yang segera diterapkan secara internasional tidak cocok dengan perekonomian di Indonesia. Bahkan, dikhawatirkan sistem ini akan mematikan pelaku-pelaku ekonomi Indonesia yang mayoritas berasal dari kalangan rakyat.

Dengan adanya pasar bebas atau yang disebut juga pasar bersaing sempurna, maka akan terjadi kompetisi ekonomi antarpihak yang berbeda kelas. Pihak yang lebih kuat dalam permodalan dan penguasaan sistem tentu akan menindas pihak yang lebih lemah kapasitasnya, seperti yang dialami masyarakat Indonesia.
“Seperti pertandingan tinju, petinju kelas bulu tentu tidak bisa dihadapkan dengan kelas berat. Jika kelas berat menang, maka itu amat wajar. Sementara, untuk menciptakan persaingan yang sehat, kompetisi seharusnya dilakukan oleh mereka yang berada dalam kelas yang sama,” ujar pengamat ekonomi Hidayat Nataadmaja, Kamis (23/8).

Dalam acara diskusi “Refleksi 62 Tahun Pemikiran Ekonomi Indonesia” di Kantor Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM tersebut, Hidayat mengemukakan, saat ini pemerintah keliru dalam menerapkan kebijakan ekonomi. Mereka tidak memakai asumsi, melainkan aksioma sehingga satu kebijakan dipakai di beberapa wilayah tanpa mempertimbangkan ciri khas di wilayah tersebut.

Pengawasan
Agar masyarakat dapat siap menghadapi pasar bebas, pemerintah harus menciptakan suasana yang kondusif. Hidayat mencontohkan pemberlakuan pajak progresif dan undang-undang antimonopoli bagi kelas ekonomi kuat dan pembukaan akses kredit perbankan bagi kelas ekonomi lemah sebagai beberapa langkah yang bisa ditempuh pemerintah.

“Tak kalah penting juga penegakan sistem pengawasan dan evaluasi secara berkesinambungan untuk mencegah munculnya kesenjangan sosial yang tidak bisa diantisipasi teori,” ungkap Hidayat.

Staf Ahli Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM Dumairy mengatakan sudah saatnya kaum cendekiawan ekonomi di berbagai institusi pendidikan untuk berperan aktif membentuk forum komunikasi guna membahas masalah tersebut. Sampai saat ini forum semacam itu belum terbentuk. (YOP)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: