Pengaturan Zonasi Pasar Belum Tentu Efektif

Selasa, 17 April 2007

kompas-cetak99

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0704/17/ekonomi/3461480.htm

Jakarta, Kompas – Pengaturan pasar modern berdasarkan zonasi atau penentuan lokasi dinilai tidak selalu tepat untuk kondisi semua daerah. Oleh karena itu, instrumen yang mendorong terbentuknya persaingan pasar yang sehat dipandang lebih penting.

Pandangan tersebut dikemukakan Menteri Perdagangan (Menperdag) Mari Elka Pangestu seusai membuka rapat koordinasi kebijakan perdagangan dalam negeri dengan kepala daerah se-Indonesia, di Jakarta, Senin (16/4).

Menperdag mencontohkan, ada pasar tradisional yang bisa hidup berdampingan dengan pasar modern dalam kondisi saling mendukung di beberapa daerah, antara lain Surabaya dan Balikpapan.

“Sebenarnya yang lebih penting itu mengatur bagaimana terbentuk persaingan yang sehat, antara lain dengan mengatur trading terms (syarat-syarat perdagangan),” ujarnya.

Menperdag juga menekankan pentingnya perbaikan jaringan distribusi untuk memperkuat posisi tawar pasar tradisional. Dengan perbaikan jaringan distribusi dari produsen, pasar induk, pasar penunjang, hingga eceran, pasar tradisional dapat lebih diberdayakan.

Sementara itu, Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Mohammad Iqbal mengatakan, pertumbuhan industri ritel sangat pesat, menyangkut pertumbuhan jutaan pelaku usaha dan tenaga kerja. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan oleh pemerintah.

Iqbal menjelaskan, selama ini permasalahan berkutat pada ketidakharmonisan hubungan pasar modern dan pasar tradisional. “KPPU lebih menyoroti pemanfaatan ruang publik yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Dalam implementasinya, pemda sering tidak transparan sehingga pedagang merasa dirugikan. Kondisi ini terjadi, antara lain, di Pasar Tanah Abang dan Melawai,” kata Iqbal. (DAY/OSA)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: