Indikator “Kompas”: Sebagian Masyarakat Menolak Kebijakan Konversi

Jumat, 07 September 2007

kompas-cetak53

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/07/jogja/1042083.htm

Sejumlah kebijakan dikeluarkan pemerintah pusat untuk mengurangi beban subsidi pengadaan energi yang mencapai Rp 94 triliun (2007). Salah satunya adalah program konversi penggunaan minyak tanah ke gas. Program ini rencananya dilaksanakan di DI Yogyakarta pada Oktober. Namun demikian, program yang digulirkan oleh Wakil Presiden Yusuf Kalla itu belum bisa diterima secara baik oleh sebagian masyarakat, termasuk di DIY.

Gambaran tersebut terekam dalam hasil jajak pendapat ini. Lebih dari separuh responden menyatakan tidak setuju jika warga di sekitarnya yang masih menggunakan bahan bakar fosil itu diharuskan beralih menggunakan gas (lihat Grafis). Hanya sekitar 32 persen responden yang setuju dengan program konversi tersebut.

Di atas kertas, program konversi minyak tanah memang dapat menguntungkan masyarakat pengguna minyak tanah maupun pemerintah. Selain bisa mengurangi beban subsidi negara hingga puluhan triliun rupiah dan meminimalkan penyelewengan distribusi minyak tanah, program ini juga diyakini bisa menghemat pengeluaran energi masyarakat.

Besarnya biaya yang dihemat masyarakat sebenarnya sekitar Rp 100 untuk konsumsi satu kilogram gas. Sebab, harga satu liter minyak tanah di tingkat pengecer senilai Rp 2.500, sedangkan untuk memperoleh gas setara satu liter minyak tanah masyarakat harus mengeluarkan biaya Rp 2.422,5. Namun, jika dihitung dalam sebulan maka setiap rumah tangga bisa menghemat pengeluaran hingga Rp 25.000.

Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan masyarakat kelas bawah akan kesulitan mengikuti program pemerintah tersebut. Sebab, belum tentu mereka bisa segera menyesuaikan diri memasak dengan menggunakan kompor gas. Lagi pula, pada masa peralihan konversi ketidakseimbangan pasokan dan permintaan gas potensial terjadi sehingga bisa terjadi kenaikan harga gas. (SUGITO/LITBANG KOMPAS)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: