Indikator “Kompas”: Menakar Kebijakan Konversi ke Depan

Senin, 10 September 2007

kompas-cetak57

http://www.kompas.com/kompas-cetak/0709/10/jogja/1042182.htm

Pelaksanaan konversi minyak tanah ke liquified petroleum gas isi 3 kilogram pada 2007 di DI Yogyakarta rencananya diujicobakan kepada sekitar 240.000 kepala keluarga miskin pengguna minyak tanah. Program pemerintah pusat itu sebelumnya dilaksanakan di sebagian wilayah Jakarta.

Kendati demikian, pengalaman pelaksanaan program konversi di ibu kota Indonesia itu diwarnai persoalan kelangkaan minyak tanah. Warga yang belum tersentuh program konversi di Jakarta tetap membutuhkan minyak tanah, sedangkan pasokan bahan bakar fosil tersebut sudah sulit mereka peroleh.

Tak heran, sebagian masyarakat DIY khawatir hal serupa terjadi lagi di provinsi ini, seperti terungkap dalam hasil jajak pendapat ini. Hampir seluruh responden menyatakan khawatir jika kebijakan konversi akan menyebabkan terjadinya kelangkaan minyak tanah sehingga membawa efek berantai, terutama berimbas pada mahalnya barang-barang kebutuhan pokok (lihat Grafis).

Kelangkaan minyak tanah bisa terjadi karena dampak kebijakan konversi itu sendiri. Sebab, kuota penyaluran minyak tanah di daerah yang telah tersentuh program konversi tersebut akan dikurangi sesuai kuantitas kesetaraan LPG. Jika uji coba konversi di DIY terealisasi, maka penyaluran minyak tanah ke provinsi ini akan dikurangi 1,26 juta liter setiap bulan. Padahal, masih ada 80.000 KK pengguna minyak tanah yang belum beralih menjadi pengguna LPG.

Selain itu, tidak ada jaminan dari pemerintah bahwa harga LPG nanti tetap berada pada kisaran Rp 4.250 per kilogram. Sebab, kemampuan produksi LPG dalam negeri hanya sekitar 3 juta ton sehingga 50 persen dari total kebutuhan LPG 6,8 juta ton per tahun untuk program itu masih harus diimpor dari luar negeri. (SUGITO/LITBANG KOMPAS)

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: