Mulai 9 Juli, 371,142 Kompor dan Tabung Gas akan Dibagikan ke Masyarakat Miskin

Jumat, 06 Juli 2007 22:34:00

http://www.republika.co.id/online_detail.asp?id=299227&kat_id=23

Jakarta-RoL–Mulai 9 Juli tahun ini, sekitar 371.142 kompor beserta tabung gas akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat miskin yang peluncuran perdananya akan dilakukan langsung oleh Menteri Negara Koperasi dan UKM Suryadharma Ali.

Muzni HA Djalil, Deputi bidang Produksi Kemenkop & UKM, dalam konferensi pers di kantornya di Jakarta, Jumat menjelaskan penluncuran perdana kompor gas kepada masyarakat miskin akan dilakukan di Kelurahan Cibodas, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Provinsi Banten.

Peluncuran ini merupakan bagian dari kegiatan pendistribusian yang akan dilanjutkan di daerah lain yang sudah ditetapkan. PT. Bimadaya Inti Dinamika merupakan perusahaan yang memenangkan tender untuk melakukan pencacahan dan pendistribusian kompor gas kepada keluarga miskin yang tinggal di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, Kota Depok, Kota Tangerang dan Kota Bekasi (Jabodetabek), ujar Muzni.

Penyedian sekitar 371.142 kompor gas untuk keluarga miskin di wilayah Jabodetabek yang dipercayakan oleh Pemerintah kepada Kementerian Negara Koperasi dan UKM bertujuan untuk membantu masyarakat miskin agar tidak lagi tergantung pada minyak tanah.

PT. Bimadaya Inti Dinamikia yang memenang tender pencacahan dan pendistribusian diberi waktu sekitar 90 hari kalender untuk mendistribusi kompor beserta tabung gas ke pihak yang berhak menerimanya sesuai dengan persyaratan yang sudah ada.

Namun bila dalam pelaksanaan pencacahan calon penerima kompor dan tabung gas alokasi belum terpenuhi, maka aloksai distribusi akan diatus kembali, sehingga para penerima kompor dan tabung as benar-benar masyarakat yang membutuhkan dan layak menerimanya.

Menurutnya, ada beberapa persyarakatan keluarga miskin yang berhak menerima kompor gas ini antara lain, pertama, keluarga tersebut pemakai kompor minyak tanah dan belum mempunyai kompor dan tabung gas. Kedua, memiliki KTP dan KK daerah setempat. Ketiga, bersedia mengalihkan penggunaan minyak tanah ke Elpiji. Keempat, bersedia memelihara dan tidak mengalihkan kepada orang lain dan kelima, satu rumah tangga hanya mendapat satu kompor dan satu tabung gas.

Lebih jauh, Muzni menjelaskan bahwa keberhasilan program ini memerlukan bantuan dan peran aktif pemerintah daerah setempat sampai ketingkat kelurahan terutama untuk menentukan rumah tangga calon penerima kompor dan tabung gas secera cepat dan tepat.

Dilaporkan juga bahwa nilai tender untuk pengadaan 371.142 kompor gas yang dimenangkan oleh PT. Sumber Rahayu Prima Bandung adalah sekitar Rp38.784.339.000, sedangkan biaya yang harus dikeluarkan untuk pencacahan dan pendistribusian kompor dan tabung gas berjumlah sekitar Rp6.976.126.000.- antara/pur pur

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: