Manajemen Perguruan TInggi Swasta dalam Era Otonomi Daerah

logo-color-akubank

Indah Sri Wulandari, dalam “Manajemen Perubahan Sektor Publik di Era Otonomi Daerah,” Prosiding Seminar Nasional Dies Natalis XVI Universitas Wangsa Manggala. Yoyakarta: Universitas Wangsa Manggala, 2002

Abtraks
Permasalahan koordinasi, fasilitasi, dan layanan publik oleh pemerintah propinsi DIY terhadap 102 PTS dalam konteks otonomi daerah, jaringan antar-PTS dalam asosiasi (APTISI, Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta), relasi PTS dengan dunia usaha, membawa konsekuensi yang merubah sifat kelembagaan. Di tingkat operasional, dibutuhkan upaya yang integratif dalam rutinitas keseharian untuk mewujudkan hasil yang diharapkan PTS sambil melakukan perubahan untuk berkembang. Keluhan orang tua, unjuk rasa mahasiswa, kekecewaan alumni, juga penilaian masyarakat terhadap layanan kinerja PTS dapat dijelaskan dari permasalahan operasional ini. Dibutuhkan garansi bahwa mengelola kelembagaan adalah sama dengan menjalankan perubahan yang berkesinambungan. Dengan demikian, PTS secara kelembagaan akan lebih siap mengapresiasi perubahan yang tidak ada henti-hentinya dan tidak membunuh kreativitas dan kekritisan

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: