Menyoal Pungli Konversi Minyak Tanah; Indah: Pemberian Sanksi Wewenang Bawasda

logo_br_kr

Yogyakarta, 04/12/2008 08:46:49
http://www.kr.co.id/web/detail.php?sid=185307&actmenu=36

WATES (KR) – Tentang adanya dugaan pungutan liar (Pungli) dalam pendistribusian tabung gas, Pimpro konversi minyak tanah di enam kecamatan Kabupaten Kulonprogo, Indah Sri Wulandari menegaskan bahwa tidak ada kompromi antara Politeknik API selaku konsultan dengan KTI maupun Kades dan Perades dalam hal pungutan tersebut.

”Sekali lagi saya tegaskan, bahwa Politeknik API tidak pernah kompromi dengan pihak-pihak terkait baik dengan KTI maupun Kades untuk menarik biaya dalam pendistribusian tabung gas,” jelasnya, Rabu (3/12).

Lebih lanjut Indah Sri Wulandari mengungkapkan, sesungguhnya Politeknik API sudah mengambil langkah-langkah guna menghindari terjadinya pungli dalam pendistribusian tabung gas tersebut, di antaranya menyosialisasikan jika program konversi minyak tanah ke elpiji gratis.

Begitu juga terhadap kemungkinan Satuan Tugas (Satgas) di tingkat desa akan mengutip pungutan, pihak Politeknik API telah meminta kepada Ketua Tim Interviewer (KTI) termasuk anggotanya dan para Kepala Desa (Kades) membuat kesepakatan untuk tidak memungut biaya. ”Kesepakatannya ada,” katanya sambil menunjukkan sejumlah surat kesepakatan yang dibuat 55 Kades, di Kantor Humas Pemkab Kulonprogo kemarin.

Upaya antisipasi lain yang dilakukan Politeknik API adalah membuka posko pengaduan di setiap desa dan di base camp, Jalan Yogya Wates, Pedukuhan Siwalan Desa/Kecamatan Sentolo. ”Kalau posko pengaduan di masing-masing desa dipandang tidak efektif, kami persilahkan datang langsung ke base camp kami di Sentolo,” imbaunya.

Tentang sanksi bagi Kades maupun Perangkat Desa (Perades) yang terbukti terlibat mengutip pungutan, Indah Sri Wulandari menyerahkan masalah tersebut kepada Badan Pengawas Daerah (Bawasda) Kabupaten Kulonprogo. ”Kami tidak punya wewenang menjatuhkan sanksi, biar masalah itu ditangani Bawasda,” tegasnya

Pendistribusian tabung gas lewat program konversi minyak tanah di Kabupaten Kulonprogo telah selesai atau berakhir, Rabu (3/12). Warga Desa Karangsewu Kecamatan Galur mendapat giliran terakhir pembagian tabung gas isi 3 kilogram tersebut. Tabung gas yang dibagikan kepada masyarakat di enam kecamatan masing-masing Temon, Kokap, Panjatan, Wates, Lendah dan Galur jumlahnya sekitar 58 ribu.

”Batas akhir pendistribusian, mestinya Selasa (2/12) kemarin. Tapi karena terkendala cuaca dan keamanan, maka pembagian tabung gas di Karangsewu kami lanjutkan hari Rabunya,” kata Asisten Operasional Manajer Program Konversi Minyak Tanah Kabupaten Kulonprogo Aang Mulyanto, Rabu (3/12).

Meskipun pendistribusian di enam kecamatan tersebut telah rampung, namun pihak Politeknik API selaku konsultan atau rekanan resmi Pertamina masih tetap akan mendistribusikan tabung gas kepada warga yang masuk daftar susulan. ”Oya, warga yang kebetulan belum dapat dan masuk daftar susulan akan kita bagikan,” tegasnya seraya menambahkan batas akhir pembagian susulan tersebut pada Jumat (5/12).

Daftar distribusi sementara yang dikeluarkan Politeknik API Senin (1/12) lalu, jumlah tabung gas yang dibagikan di seluruh desa di wilayah Kecamatan Temon, Kokap, Panjatan, Wates, Lendah dan sebagian Kecamatan Galur yakni Desa Brosot, Tirtorahayu dan Pandowan sebanyak 53.266 tabung. Dengan demikian sisa dari jumlah keseluruhan 58 ribu tabung gas yang dibagikan kemarin telah didistribusikan di Desa Kranggan, Nomporejo, Banaran dan Karangsewu Kecamatan Galur. (Ras/M-2/Ben)-z

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: