Konsultan Lakukan Penyisiran

Oleh Heru Lesmana Syafei
HARIAN JOGJA, Rabu Kliwon, 3 Desember 2008

WATES : Konsultan pelaksana program konversi minyak tanah ke gas di Kulonprogo, Politeknik Api, masih terus melakukan penyisiran wilayah-wilayah yang sudah mendapatkan kompor konversi.

Asisten Manager Operasional Pelaksanaan, Aang Mulyanto, didampingi pimpinan Proyek, Indah Sri Wulandari, mengatakan penyisiran itu dilakukan terkait informasi masih adanya rumah tangga yang masuk kriteria, namun belum menerima, demikian juga terhadap yang salah sasaran, tidak layak menerima tapi menerima. ”Kami masih terus melakukan penyisiran, jangan sampai yang layak menerima, tapi tidak dapat. Untuk yang tidak layak tapi menerima akan ditarik,” ucapnya.

Terkait rencana penarikan itu, Aang menyadari akan resiko gejolak yang dihadapinya. Adapun penarikan itu, nantinya akan dilakukan oleh tim independen, dengan Politeknik Api turut terlibat. ”Ya, kami masih atur strategi untuk itu” kata dia.

Konsultan mengatakan targetnya distribusi mereka, termasuk yang susulan, bisa rampung pada 5 Desember. Adapun, jika ternyata setelah tanggal itu, konsultan masih bertugas di Kulonprogo hingga 15 Desember, mereka masih siap melakukan pendistribusian. Syaratnya masih ada yang belum kebagian. Aang mengklarifikasi pemberitaan adanya pemilik 2 mobil yang menerima, kondisi mobilnya sangat tidak layak, kriteria lainnya terpenuhi.

Indah menambahkan, selain penyisiran, konsultan juga mempersiapkan masyarakat yang belum menerima tapi masuk kriteria untuk mengadukan langsung ke kantor Api di Siwalan, Ngeseng, Sentolo, atau melalui tenaga koordinator tim interviewer, yang merupakan pelaksana langsung di desa masing-masing.

Indah menegaskan pihaknya tidak pernah melakukan pungutan liar (pungli), atau berkompromi dengan penarik pungli. Dia mengatakan telah menemui Bawasda pada hari Sabtu (29/11) lalu, untuk memberikan keterangan. ” Tidak ada kompromi antara Api dengan pungli,” katanya.

Adapun wilayah distribusi mereka yang sudah rampung, dan saat ini tengah dilakukan penyisiran yakni di wilayah Kecamatan Temon, Kokap, Panjatan, Wates, dan Lendah. Sementara di Kecamatan Galur masih terus dilakukan konversi sampai sekarang.
PENYALURAN SEMENTARA KOMPOR GAS PROGRAM KONVERSI

Total 53.266
Kecamatan Temon 7.694
Kecamatan Kokap 9.382
Kecamatan Wates 11.148
Kecamatan Lendah 11.289
Kecamatan Galur 3.813

Sumber : Konsultan

About Indah Sri Wulandari

Gerak Ekonomi untuk Daulat Kemanusiaan Lihat semua pos milik Indah Sri Wulandari

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: