Archive Bulanan: September 2009

Has the Balloon Burst for Inflatable Electric Cars?

By Marc Gunther
Published August 28, 2009

car

http://www.greenbiz.com/blog/2009/08/28/has-ballon-burst-inflatable-electric-cars

Crazy but true:  A California-based electric car company that wants to make inflatable cars, using pressure membrane technology developed by the aerospace industry, is indignant because the government won’t give it money to do so.

This is what our Bailout Nation is coming to: XP Vehicles, whose website won’t say who is running the company because “it is too easy for our competitors to poach them,” is calling upon supporters to write to Congress because the U.S. Department of Energy rejected its application form for an Advanced Technology Vehicles Manufacturing Loan.

Continue reading


Tenggelamnya “Indonesia Incorporated”

Minggu, 6 September 2009 | 03:35 WIB
Simon Saragih

kompas_white

http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/09/06/03351611/tenggelamnya.indonesia.incorporated

Kritik sering membuat pemerintah menjadi berang. Kita jadi bertanya, apakah kritik itu tidak disukai karena memang tidak tepat. Atau apakah hal itu menunjukkan ”telinga tipis”? Jika Indonesia ingin memaksimalkan potensi, jelas kritik harus dianggap sebagai pendorong atau katakanlah penghardik, dan bukan untuk ditakuti.

Demikian juga soal perdagangan internasional, terlalu banyak hal yang diajukan, atau katakanlah kritik. Dalam perundingan internasional, soal liberalisasi, soal tuntutan agar akses pasar di negara maju dibuka, Indonesia tidak ketinggalan.

Continue reading


Awas, Peredaran Uang Palsu Makin Meningkat

Minggu, 6 September 2009 | 11:18 WIB

kompas_white

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/xml/2009/09/06/11181885/Awas..Peredaran.Uang.Palsu.Makin.Meningkat

BANDARLAMPUNG, KOMPAS.com – Rasio angka penemuan uang palsu (upal) di Provinsi Lampung meningkat dari tiga bulan (triwulan) I ke triwulan II tahun 2009, yakni dari 0,0011 persen menjadi 0,0042 persen.

Pimpinan Kantor Bank Indonesia Bandarlampung, Mokhammad Dakhlan, melalui Manajer Humasnya, Tb. Zubier Ramadhan, mengatakan di Bandarlampung, Minggu (6/9), sesuai dengan angka Kajian Ekonomi Regional Provinsi Lampung 2009, rasio uang palsu terhadap aliran uang masuk mengalami peningkatan.

Continue reading


Arus Mudik; Pasar Tumpah Bisa Timbulkan Kemacetan

Selasa, 1 September 2009 | 11:53 WIB

kompas_white

http://koran.kompas.com/read/xml/2009/09/01/11535327/pasar.tumpah.bisa.timbulkan.kemacetan

Yogyakarta, Kompas – Keberadaan pasar tradisional di pinggir jalan utama berpotensi menimbulkan kemacetan selama arus mudik Lebaran. Pemudik yang berencana melewati Jalan Raya Yogyakarta-Purworejo ataupun jalur alternatif lain di Kulon Progo, diimbau agar lebih waspada.

Kepala Dinas Perhubungan, Komunikasi, dan Informatika Kulon Progo Rosyaduddin, Senin (31/8), menjelaskan setidaknya ada lima pasar tradisional yang dapat menghambat arus lalu lintas. Pemudik dianjurkan untuk melintas di luar hari pasaran agar tidak terjebak kemacetan.

Continue reading


Jumlah Pedagang Asongan Semakin Banyak

Selasa, 1 September 2009 | 04:47 WIB

kompas_white

http://koran.kompas.com/read/xml/2009/09/01/04472655/jumlah.pedagang.asongan.semakin.banyak

Pekalongan, Kompas – Menjelang Lebaran, jumlah pedagang asongan di Kota Pekalongan, Jawa Tengah, makin bertambah. Sebagian dari mereka menjual dagangan sendiri, sebagian lain menjualkan barang orang lain.

Ketua Paguyuban Pedagang Asongan Batik (PPAB) Kota Pekalongan M Ekhyak Ulumudin seusai penyerahan bantuan dari Yayasan Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Jakarta di Balai Desa Kramat Sari, Kecamatan Pekalongan Barat, Senin (31/8), mengatakan, jumlah pedagang asongan yang tergabung dalam paguyuban sebanyak 299 orang.
Continue reading


Pelaku Pasar Ragu, Kelemahan Ekonomi Sangat Struktural

Selasa, 1 September 2009 | 04:24 WIB

kompas_white

http://koran.kompas.com/read/xml/2009/09/01/04240923/pelaku.pasar.ragu.kelemahan.ekonomi.sangat.struktural.

Tokyo, Senin – Pasar finansial Jepang menguat pada perdagangan Senin (31/8) setelah kemenangan mutlak kelompok oposisi, Partai Demokrat Jepang. Akan tetapi, euforia sesaat itu kemungkinan akan berubah menjadi pertanyaan besar mengenai bagaimana mereka akan menjalankan perekonomian kedua terbesar di dunia itu.

Kemenangan Partai Demokrat Jepang (DPJ) meningkatkan harapan adanya era baru pada perekonomian Jepang, yang tengah mengalami resesi terburuk sejak Perang Dunia II dan malaise selama lebih dari dua dekade terakhir.
Continue reading


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.