Archive for Februari 4th, 2009
Minggu, 30 Desember 2007
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0712/30/UTAMA/4105315.htm
“Dashing through the mall…”. Tulisan itu terbaca pada kotak lampu neon di Senayan City, pusat perbelanjaan di Jakarta. Itu merupakan pelesetan dari lagu Jingle Bells: “Dashing through the snow…”.
Sepanjang bulan Desember ini orang bisa mendapatkan apa saja di mal. Semuanya dengan embel-embel Natal dan Tahun Baru. Ada salju-saljuan seperti negeri empat musim. [...]
Jumat, 21 Sept 2007
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_radar&id=173055&c=85
JOGJA – Berdasarkan penelitian Fakultas Ekonomi UII, masyarakat Jogja memiliki budaya boros yang sangat tinggi. Nilai konsumsi masyarakat di daerah ini bisa mencapai 100 persen, bahkan lebih dari total pendapatan yang dimiliki. Penelitian dilakukan terhadap 400 sampel, 100 di antaranya mahasiswa yang tinggal di Jogja.
“Masyarakat Jogja memiliki budaya konsumtif yang sangat tinggi [...]
Rabu, 03 Mei 2006
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0605/03/ekonomi/2626622.htm
Jakarta, Kompas – Pada akhir Maret 2006, tingkat hunian rata-rata pasar ritel atau pusat perbelanjaan di kota Jakarta turun 1,89 persen menjadi 80,77 persen. Ini mengakibatkan adanya ruang kosong di pasar ritel sebesar 441.000 meter persegi.
Demikian antara lain tinjauan pasar properti kuartal pertama tahun 2006 yang disampaikan Arief N Rahardjo, Senior Manager [...]
LUSIANA INDRIASARI
Minggu, 17 Juni 2007
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0706/17/UTAMA/3602962.htm
Belanja kok dirayakan sebegitu khusus. Bahkan ada lomba belanja segala. Akan tetapi, itulah realitas zaman ini. Sejak lama para pemikir post-modernis menengarai: acara hari Minggu adalah ke mal—yang menjadi semacam “katedral” masyarakat masa kini.
Waktu sudah mendekati tengah malam di Singapura, pekan terakhir Mei lalu. Di depan pusat perbelanjaan Paragon di Orchard [...]
Imam Cahyono
Sabtu, 04 November 2006
http://www.kompas.com/kompas-cetak/0611/04/humaniora/3069201.htm
Time is money. Bagi manusia modern, waktu adalah uang. Tak sedetik pun rela dibiarkan tercecer sia-sia tanpa usaha untuk mendapatnya. Selama masih bernapas, manusia berlomba-lomba memburu uang dan menimbunnya sebanyak mungkin.
Uang pun menjadi segala-galanya. Di zaman kemenangan kapitalisme, hidup seolah hanya untuk uang. Roda kehidupan berkiblat pada uang. Manusia dengan takzim [...]
