Selasa, 14 Agt 2007
http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id=299172
Kepastian mengenai pasokan dari produsen tabung dan kompor gas menjadi salah satu pertimbangan utama, selain ketersediaan gas itu sendiri. Karena itu, PT Pertamina (persero) selaku pelaksana menginginkan agar tahun depan tidak perlu tender untuk menunjuk kembali produsen tabung dan kompor gas yang ada.
Dirut PT Pertamina Ari H. Soemarno mengemukakan, mekanismenya adalah memperpanjang kontrak yang saat ini ada. “Jadi, nanti tinggal negosiasi harga. Dihitung proporsional eskalasinya dengan kenaikan harga bahan baku dan tenaga kerjanya yang meningkat,” jelasnya.
Meski demikian, usul PT Pertamina tersebut berarti harus mengubah keppres tentang mekanisme penunjukan produsen tabung yang harus melalui tender.
“Produsen tabung yang ada ya itu-itu saja. Maka, memang sebaiknya prosesnya ke depan tidak lagi harus melalui tender,” ujarnya.
BUMN konstruksi PT Wijaya Karya (persero) yang anak perusahaannya, PT Wika Intrade, juga masuk sebagai produsen tabung menyatakan siap menambah kapasitas produksinya. Dirut Wijaya Karya A. Sutjipto mengemukakan siap memproduksi 700 ribu unit tabung gas dan 425 kompor gas. “Nilai proyek ini mencapai Rp 63 miliar (tabung) dan Rp 20 miliar (kompor),” katanya.(noe/iw)














Juli 29th, 2011 at 11:32 PM
Hey that you simply very much for your write-up, it absolutely was really and informative go through! I am going to be again later for sure.